Andi Pratama
7 Jul 2026Barang original, pengiriman cepat.
Gratis ongkir se-Indonesia untuk pembelian di atas Rp 250.000 · Kirim ke seluruh dunia 🌍
Semua kategori (11)
Lihat semua produk →Alih-alih mendatang kemakmuran, sistem tanam paksa yang diterapkan oleh pemerintah kolonial malah mengakibatkan kemunduran dalam pertanian, bahkan kemiskinan bagi penduduk. Inilah kajian komprehensif mengenai kemunduran dan kemiskinan pertanian sekal
Toko asal pengiriman dipilih saat checkout — ongkir dihitung dari kota toko yang kamu pilih.
Satu lagi karya dari seorang antropolog budaya paling berpengaruh di Amerika Serikat selama tiga dekade yang menggunakan Indonesia sebagai objek penelitiannya. Karya ini awalnya merupakan bab pertama esai programatis Clifford Geertz, “The Development of the Javanese Economy: A Sosio-Cultural Approach”—hasil dari penelitian proyek yang dilakukan Massachusetts Institute of Technology pada 1956. Sistem Tanam Paksa yang diterapkan pemerintah kolonial ketika itu nyatanya tidak berhasil menjadikan pertanian Indonesia mengalami evolusi, melainkan sebaliknya. Menurut antropolog ini, sistem pertanian dan sistem budaya menjadi pemicu dari kondisi involutif tersebut. Selain itu, dikotomi sawah-ladang dan Indonesia Bagian Dalam (Jawa)-Indonesia Bagian Luar (Luar Jawa) yang digunakan Geertz memperlihatkan perbedaan mencolok pola penggunaan lahan yang sedikit banyak dapat merefleksikan keadaan sosial budaya masyarakat Indonesia pada saat itu.
Testimoni
Secara garis besar Geertz menerangkan Involusi dalam arti para petani yang menggarap sawah hanya membagi kemiskinan dan tidak berevolusi seperti para petani di luar Jawa. Mereka hanya membuat keadaan terbalik dan tidak menunjukkan kemajuan linear. Hal tersebut tergambar dari paparan Geertz yang didukung oleh berbagai teori dari beberapa Antropolog untuk menguatkan isi buku ini.
– Harry Fajar Surya, Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia
Dikemas dengan packaging premium hasil daur ulang serat bambu. Setiap pembelian berkontribusi 10% untuk program konservasi hutan bambu di Sulawesi Selatan.
4,7
/ 5
6 ulasan terverifikasi
Andi Pratama
7 Jul 2026Barang original, pengiriman cepat.
Andi Pratama
7 Jul 2026Recommended, sesuai deskripsi.
Andi Pratama
7 Jul 2026Bagus, worth it dengan harganya.
Andi Pratama
7 Jul 2026Kualitas melebihi ekspektasi, packaging rapi.
Andi Pratama
7 Jul 2026Puas banget, bakal beli lagi.
Produk asli komunitas, hasil karya pengrajin terverifikasi. Garansi penukaran 7 hari setelah barang diterima.
Lacak Pesanan
Masukkan nomor pesanan untuk melihat status pengiriman.
Tip: gunakan nomor pesanan dari email konfirmasi atau menu "Pesanan saya".
Masuk dulu untuk melacak
Status pengiriman dan nomor resi ada di halaman pesanan pada akun Anda.
MasukPesanan tidak ditemukan
Nomor ini tidak ada di akun Anda. Periksa kembali nomornya di menu Pesanan saya, atau hubungi CS kami.
Hubungi CSKeranjang
Keranjang Anda kosong
Yuk, mulai belanja produk komunitas.
akan dikeluarkan dari keranjang.
Bambu AI
Online · 24/7
Scroll atau dobel-klik untuk zoom