Kirim ke seluruh dunia 🌍

Tentang Kami

Mpu Prapanca

· terjual · 6 ulasan

Dalam konteks yang lebih luas di awal kemunculannya, sebenarnya apa makna dariBhineka Tunggal Ika? Semboyan ini kerap terdengar sebagi ungkapan pemersatu bangsa, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Ialah Kakawin Sutasoma, sebuah karya sastra klasik k

Kategori
SKU
Stok
Habis
Pengiriman
JNE / J&T / DHL
  • Toko Buku Kobam Depok Pusat habis

Toko asal pengiriman dipilih saat checkout — ongkir dihitung dari kota toko yang kamu pilih.

Buku ini sedang kosong. Ajukan permintaan cetak ulang — tim produksi akan meninjau kebutuhan Anda. Masuk ke akun Anda terlebih dahulu untuk mengajukan.

Bagikan

Deskripsi & Spesifikasi

Di dalam kakawin Sutasoma, salah satu rangkaian liriknya telah dikenal oleh bangsa Indonesia, yaitu Bhineka Tunggal Ika yang artinya bermacam-macam suku bangsa tetapi tetap satu tujuan. Di abad ke-14, masyarakat Siwa-Buddha bersama-sama membangun kerajaan Majapahit. Berbeda tapi satu tujuan. Berbeda agama, untuk satu kejayaan Majapahit. Karya sastra ini juga memuat harapan agar raja Majapahit saat itu, yaitu Rajasanagara yang dianggap sebagai titisan Siwa atau Buddha bisa memerintah kerajaannya sebagaimana laiknya seorang raja Dunia (cakravartin) untuk membawa kesejahteraan lahir-batin kepada seluruh warga yang diperintahnya, dan agar dharma ditegakkan untuk menghancurkan kuasa zaman kegelapan atau kaliyuga.


Testimoni:

"Kakawin Sutasoma yang berasal dari puncak kemegahan Kerajaan Majapahit akhir abad ke-14 bukan sekadar riwayat panjang dengan unsur narasi dan keindahan sastera saja, tetapi juga kekayaan unsur filsafat khas Indonesia. Terjemahan yang disajikan di sini dapat dikatakan mengatasi rintangan kesulitan bahasa aslinya, sehingga berhasil mencapai status kesusasteraan zaman modern, oleh karena kelancaran dan kehalusan bahasanya yang mengesankan." 

– Prof. Dr. S.O. Robson, Ahli Jawa Kuno Monash University


"Kehadiran terjemahan bahasa Indonesia dari bahasa Jawa Kuno Kakawin Sutasoma—sumber semboyan Bhineka Tunggal Ika dikutip—ini bukan saja memudahkanmendalaminya, tetapi juga akan menguatkan amalan makna sosialnya."

– Prof. Dr. Noerhadi Magetsari, Guru Besar Arkeologi FIB UI


"Kakawin Sutasoma ini telah diterjemahkan dengan keahlian Jawa kuno yang tak diragukan lagi. Sebab itu masyarakat luas bisa menikmati kakawin ini yang penuh dengan peristilahan agama Buddha yang sulit."

– Prof. Dr. Hariani Santiko, Guru Besar FIB UI Ahli Bahasa Sanskerta


"Alangkah baiknya membaca buku ini agar dapat lebih menghayati dan mempraktikkan cinta kasih yang diajarkan oleh Sang Buddha."

– Prof. Dr. Parwatri Wahyono, Guru Besar FIB UI Ahli Budaya Jawa


"Kita wajib mengetahui dan membaca buku ini yang merupakan sumber kalimat Bhineka Tunggal Ika yang menjadi semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia."

– Prof. Dr. R.P. Soejono, Ahli Prasejarah Indonesia

Dikemas dengan packaging premium hasil daur ulang serat bambu. Setiap pembelian berkontribusi 10% untuk program konservasi hutan bambu di Sulawesi Selatan.

Spesifikasi buku

Penulis
Mpu Prapanca
Penerbit
Komunitas Bambu
Bahasa
Indonesia
Ukuran
14,5 × 21 cm
Kertas Isi
Book paper 55 gr
Cetak Isi
Hitam putih
Sampul
Soft cover
ISBN
978-602-9402-94-0
Halaman
568
Berat
530 gr
Cetakan
Ke-2, 2019

Ulasan pembaca

4,7

/ 5

6 ulasan terverifikasi

5 ★
4
4 ★
2
3 ★
0
2 ★
0
1 ★
0
Masuk untuk menulis ulasan buku yang sudah Anda beli.
A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Kualitas melebihi ekspektasi, packaging rapi.

Produk lain yang Anda mungkin suka

Bambu AI

Online · 24/7

Halo! Saya Bambu AI 🌱
Mau cari buku, merchandise, atau kerajinan bambu? Saya bantu rekomendasi sesuai minat Anda.

Scroll atau dobel-klik untuk zoom

Konfirmasi hapus