Andi Pratama
7 Jul 2026Kualitas melebihi ekspektasi, packaging rapi.
Gratis ongkir se-Indonesia untuk pembelian di atas Rp 250.000 · Kirim ke seluruh dunia 🌍
Semua kategori (11)
Lihat semua produk →Dalam konteks yang lebih luas di awal kemunculannya, sebenarnya apa makna dariBhineka Tunggal Ika? Semboyan ini kerap terdengar sebagi ungkapan pemersatu bangsa, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Ialah Kakawin Sutasoma, sebuah karya sastra klasik k
Toko asal pengiriman dipilih saat checkout — ongkir dihitung dari kota toko yang kamu pilih.
Buku ini sedang kosong. Ajukan permintaan cetak ulang — tim produksi akan meninjau kebutuhan Anda. Masuk ke akun Anda terlebih dahulu untuk mengajukan.
Di dalam kakawin Sutasoma, salah satu rangkaian liriknya telah dikenal oleh bangsa Indonesia, yaitu Bhineka Tunggal Ika yang artinya bermacam-macam suku bangsa tetapi tetap satu tujuan. Di abad ke-14, masyarakat Siwa-Buddha bersama-sama membangun kerajaan Majapahit. Berbeda tapi satu tujuan. Berbeda agama, untuk satu kejayaan Majapahit. Karya sastra ini juga memuat harapan agar raja Majapahit saat itu, yaitu Rajasanagara yang dianggap sebagai titisan Siwa atau Buddha bisa memerintah kerajaannya sebagaimana laiknya seorang raja Dunia (cakravartin) untuk membawa kesejahteraan lahir-batin kepada seluruh warga yang diperintahnya, dan agar dharma ditegakkan untuk menghancurkan kuasa zaman kegelapan atau kaliyuga.
Testimoni:
"Kakawin Sutasoma yang berasal dari puncak kemegahan Kerajaan Majapahit akhir abad ke-14 bukan sekadar riwayat panjang dengan unsur narasi dan keindahan sastera saja, tetapi juga kekayaan unsur filsafat khas Indonesia. Terjemahan yang disajikan di sini dapat dikatakan mengatasi rintangan kesulitan bahasa aslinya, sehingga berhasil mencapai status kesusasteraan zaman modern, oleh karena kelancaran dan kehalusan bahasanya yang mengesankan."
– Prof. Dr. S.O. Robson, Ahli Jawa Kuno Monash University
"Kehadiran terjemahan bahasa Indonesia dari bahasa Jawa Kuno Kakawin Sutasoma—sumber semboyan Bhineka Tunggal Ika dikutip—ini bukan saja memudahkanmendalaminya, tetapi juga akan menguatkan amalan makna sosialnya."
– Prof. Dr. Noerhadi Magetsari, Guru Besar Arkeologi FIB UI
"Kakawin Sutasoma ini telah diterjemahkan dengan keahlian Jawa kuno yang tak diragukan lagi. Sebab itu masyarakat luas bisa menikmati kakawin ini yang penuh dengan peristilahan agama Buddha yang sulit."
– Prof. Dr. Hariani Santiko, Guru Besar FIB UI Ahli Bahasa Sanskerta
"Alangkah baiknya membaca buku ini agar dapat lebih menghayati dan mempraktikkan cinta kasih yang diajarkan oleh Sang Buddha."
– Prof. Dr. Parwatri Wahyono, Guru Besar FIB UI Ahli Budaya Jawa
"Kita wajib mengetahui dan membaca buku ini yang merupakan sumber kalimat Bhineka Tunggal Ika yang menjadi semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia."
– Prof. Dr. R.P. Soejono, Ahli Prasejarah Indonesia
Dikemas dengan packaging premium hasil daur ulang serat bambu. Setiap pembelian berkontribusi 10% untuk program konservasi hutan bambu di Sulawesi Selatan.
4,7
/ 5
6 ulasan terverifikasi
Andi Pratama
7 Jul 2026Kualitas melebihi ekspektasi, packaging rapi.
Produk asli komunitas, hasil karya pengrajin terverifikasi. Garansi penukaran 7 hari setelah barang diterima.
Lacak Pesanan
Masukkan nomor pesanan untuk melihat status pengiriman.
Tip: gunakan nomor pesanan dari email konfirmasi atau menu "Pesanan saya".
Masuk dulu untuk melacak
Status pengiriman dan nomor resi ada di halaman pesanan pada akun Anda.
MasukPesanan tidak ditemukan
Nomor ini tidak ada di akun Anda. Periksa kembali nomornya di menu Pesanan saya, atau hubungi CS kami.
Hubungi CSKeranjang
Keranjang Anda kosong
Yuk, mulai belanja produk komunitas.
akan dikeluarkan dari keranjang.
Bambu AI
Online · 24/7
Scroll atau dobel-klik untuk zoom