Kirim ke seluruh dunia 🌍

· terjual · 4 ulasan

Seorang perempuan berjuang untuk melawan diskriminasi rasial terhadap identitas dirinya yang peranakan. Inilah buku perjalanan hidup dari seorang Elien Utrecht yang berandil besar dalam konteks sejarah kolonial.

Kategori
SKU
Stok
Habis
Pengiriman
JNE / J&T / DHL
  • Toko Buku Kobam Depok Pusat habis

Toko asal pengiriman dipilih saat checkout — ongkir dihitung dari kota toko yang kamu pilih.

Buku ini sedang kosong. Ajukan permintaan cetak ulang — tim produksi akan meninjau kebutuhan Anda. Masuk ke akun Anda terlebih dahulu untuk mengajukan.

Bagikan

Deskripsi & Spesifikasi

Kisah seorang anak zaman yang dibentuk dan membentuk konteks sejarah kolonial Hindia-Belanda, pendudukan Jepang, dan masa pasca kemerdekaan di Indonesia. Selalu dipandang lain karena darahnya ‘tidak murni’. Kenangan masa kecil dipenuhi apresiasi terhadap keindahan alam Indonesia. Namun, menjelang remaja ia mulai bertanya tentang ketidakadilan dan pola hubungan antar ras. Ia menjadi saksi atas harapan dan kegagalan revolusi. Ia juga menjadi pertemuan dua bangsa. Lahir dari darah dua bangsa, tetapi dikelompokkan sebagai masyarakat bangsa kolonial.
Testimoni Elien Urtech (1921) melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru mereka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta menampilkan potret Ernst Utrecht secara memikat. - Dr. Harry A. Poeze, Sejarawan dan Direktur KITLV Press Kenangan hidup Elien Urtech adalah sebuah kado yang tak ternilai bagi generasi sekarang. Sebuah cerita bagaimana seorang perempuan Indonesia, membuat pilihan-pilihan yang sulit dalam masa-masa yang sulit, menganyam kehidupan berkeluarga sebagai seorang ibu dan istri, berinteraksi dengan perkembangan dan pergolakan politik di sekitarnya, mencoba mengatasi dalam tindakan kesehariannya kecurigaan antar ras dan agama, jurang pemisah antara miskin dan kaya. Tantangan-tantangan yang dihadapi Elien di masa lalu masih relevan pada saat sekarang. - Galuh Wandita, Pekerja HAM di Timor Leste

Dikemas dengan packaging premium hasil daur ulang serat bambu. Setiap pembelian berkontribusi 10% untuk program konservasi hutan bambu di Sulawesi Selatan.

Spesifikasi buku

Berat
335 gr

Ulasan pembaca

4,8

/ 5

4 ulasan terverifikasi

5 ★
3
4 ★
1
3 ★
0
2 ★
0
1 ★
0
Masuk untuk menulis ulasan buku yang sudah Anda beli.
A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Kualitas melebihi ekspektasi, packaging rapi.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Puas banget, bakal beli lagi.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Barang original, pengiriman cepat.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Recommended, sesuai deskripsi.

Produk lain yang Anda mungkin suka

Bambu AI

Online · 24/7

Halo! Saya Bambu AI 🌱
Mau cari buku, merchandise, atau kerajinan bambu? Saya bantu rekomendasi sesuai minat Anda.

Scroll atau dobel-klik untuk zoom

Konfirmasi hapus