Kirim ke seluruh dunia 🌍

Alfred Russel Wallace

· terjual · 5 ulasan

Wallace membagi pengalaman, petualangan dan ilmu pengetahuannya dalam The Malay Archipelago, atau Kepulauan Nusantara.

Kategori
SKU
Stok
Habis
Pengiriman
JNE / J&T / DHL
  • Toko Buku Kobam Depok Pusat habis

Toko asal pengiriman dipilih saat checkout — ongkir dihitung dari kota toko yang kamu pilih.

Buku ini sedang kosong. Ajukan permintaan cetak ulang — tim produksi akan meninjau kebutuhan Anda. Masuk ke akun Anda terlebih dahulu untuk mengajukan.

Bagikan

Deskripsi & Spesifikasi

Alfred Russel Wallace adalah nama besar dalam jagat ilmu pengetahuan dunia. Tetapi melalui bukti-bukti, peninggalan Wallace dapat dengan nyata teraba dan dengan mudah teridentifikasi bahwa dia adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Sayangnya, Wallace dan karya besarnya The Malay Archipelago di Indonesia masih terlupakan. Di Ternate—tempat ia lama bekerja dan tempat sesungguhnya teori akbar mengenai evolusi lahir—sampai tahun lalu sama sekali bersih dari tanda-tanda yang mengingatkan adanya penemuan paling besar pada abad ke-19 itu. Sayang sekali. - Sangkot Marzuki - (Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Wallacea Indonesia)


Teori evolusi yang dikemukakan Charles Darwin kini diakui banyak orang tak semata hasil pemikiran Darwin seorang. Sebelum Darwin berani mempublikasikan teori yang memutar-balikkan ide asal-usul kehidupan tersebut, di Ternate, Maluku Utara, pada 1858, seseorang bernama Alfred Russel Wallace mengirimkan naskahnya kepada Darwin. Nampaknya mereka tiba pada kesimpulan yang kurang lebih sama, mengenai persebaran dan evolusi spesies. Setahun kemudian, Darwin menerbitkan karyanya, The Origin of Species, setelah diyakinkan oleh kesimpulan-kesimpulan Wallace dalam naskah dari Ternate tersebut. Kini keduanya disandingkan sejajar sebagai penemu teori evolusi. Bagi Indonesia, Wallace mempunyai peran penting mengingat Indonesia memiliki persebaran fauna yang tidak lazim, mengikuti perubahan permukaan bumi di masa lampau. Wallace-lah yang menjelaskan mengapa fauna Sulawesi begitu khas, berbeda dengan fauna di bagian barat maupun timur Indonesia. Garis Wallacea yang membagi fauna Indonesia menjadi dua bagian tersebut mendapatkan namanya dari sang penemu, Alfred Russel Wallace. Setelah delapan tahun menjelajah Nusantara pada pertengahan abad ke-19, Wallace membagi pengalaman, petualangan dan ilmu pengetahuannya dalam The Malay Archipelago, atau Kepulauan Nusantara.

Dikemas dengan packaging premium hasil daur ulang serat bambu. Setiap pembelian berkontribusi 10% untuk program konservasi hutan bambu di Sulawesi Selatan.

Spesifikasi buku

Penulis
Alfred Russel Wallace
Penerbit
Komunitas Bambu
Bahasa
Indonesia
Ukuran
21 × 29,7 cm
Kertas Isi
Book paper 55 gr
Cetak Isi
Hitam putih
Sampul
Hard cover
ISBN
979-3731-56-7
Halaman
486
Berat
900 gr
Cetakan
Ke-1, 2009

Ulasan pembaca

4,8

/ 5

5 ulasan terverifikasi

5 ★
4
4 ★
1
3 ★
0
2 ★
0
1 ★
0
Masuk untuk menulis ulasan buku yang sudah Anda beli.
A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Barang original, pengiriman cepat.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Recommended, sesuai deskripsi.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Bagus, worth it dengan harganya.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Kualitas melebihi ekspektasi, packaging rapi.

A

Andi Pratama

7 Jul 2026

Puas banget, bakal beli lagi.

Produk lain yang Anda mungkin suka

Bambu AI

Online · 24/7

Halo! Saya Bambu AI 🌱
Mau cari buku, merchandise, atau kerajinan bambu? Saya bantu rekomendasi sesuai minat Anda.

Scroll atau dobel-klik untuk zoom

Konfirmasi hapus